Traffic Light Push Button


Rangkaian Digital Lampu Lalu Lintas Push Button Internet Of Things


Pada Rangkaian Digital pada project kali ini membutuhkan alat – alat sebagai berikut :
a. R1 (Resistor 1 )
b. 1 Buah LED Merah
c. 1 Buah LED Kuning
d. 1 Buah LED Hijau
e. Breadboard/Papan percobaan
f. Kabel Male to Male (7)
g. Kabel USB (untuk menghubungkan ke PC)
Berikut penjelasan Langkah – Langkah dalam mengimplementasikan Rangkaian Digital Lampu LED menggunakan Arduino Wemos :
1.       Kabel berwarna merah, hijau, kuning terhubung ke pin 10, 9, 8 lalu sisi lain kabel terhubung ke kaki anoda dari lampu LED .
2.       Kabel Hitam pertama terhubung ke pin GND lalu sisi lain kabel terhubung ke min (-) pada papan percobaan .
3.       Pasangkan Resistor lalu salah satu kaki resistor terhubung ke min (-) pada papan percobaan menggunakan kabel hitam.
4.       Lalu dari sisi lain kaki resistor terhubung kabel biru yang menghubungkan ke pin 7.
5.       Push Button juga terhubung dengan salah satu kaki resistor dan kabel biru yang menghubungkan ke pin 7.
6.       Lalu kabel merah terhubung ke salah satu kaki di push button.

Kode program untuk Arduino Wemos D1 apabila menggunakan perangkat Arduino Uno ubah D8 menjadi 13 saja. Selamat Mencoba

int button = D7;
int red = D8;
int yellow = D9;
int green = D10;
 void setup() {
    pinMode(red, OUTPUT);
    pinMode(yellow, OUTPUT);
    pinMode(green, OUTPUT);
    pinMode(button, INPUT);
    digitalWrite(green, HIGH);
    digitalWrite(red, LOW);
    digitalWrite(yellow, LOW);
}
void loop() {
 if (digitalRead(button) == HIGH){
        delay(15); // pada saat wemos terhubung dengan aliran listrik simulasi lampu lalu lintas ini akan menyalakan lampu merah terlebih dahulu
        if (digitalRead(button) == HIGH) {
            // Kemudian push button ditekan satu kali lampu lalu lintas akan berjalan
            changeLights();
            delay(12000);//perpindahan 12 detik pada saat ditekan, maka lampu akan berjalan
        }
    }
 }
 void changeLights(){
    // Merah Mati, Kuning menyala untuk 3 detik
    digitalWrite(green, LOW);
    digitalWrite(yellow, HIGH);
    digitalWrite(red, LOW);
    delay(3000);

    // kuning mati , hijau menyala untuk 4 detik
    digitalWrite(green, LOW);
    digitalWrite(yellow, LOW);
    digitalWrite(red, HIGH);
    delay(4000);
     // kuning kembali menyala selama 2 detik
    digitalWrite(green, LOW);
    digitalWrite(yellow, HIGH);
    digitalWrite(red, LOW);
    delay(2000);
     // lalu merah kembali menyala selama 3 detik
    digitalWrite(green, HIGH);
    digitalWrite(yellow, LOW);
    digitalWrite(red, LOW);
    delay(3000);
     // kuning menyala selama 2 detik
    digitalWrite(green, LOW);
    digitalWrite(yellow, HIGH);
    digitalWrite(red, LOW);
    delay(2000);
      // hijau menyala selama 4 detik
    digitalWrite(green, LOW);
    digitalWrite(yellow, LOW);
    digitalWrite(red, HIGH);
    delay(4000);
     // kuning menyala selama 2 detik
    digitalWrite(green, LOW);
    digitalWrite(yellow, HIGH);
    digitalWrite(red, LOW);
    delay(2000);

    // merah kembali menyala seperti semula selama 3 detik
    digitalWrite(green, HIGH);
    digitalWrite(yellow, LOW);
    digitalWrite(red, LOW);
    delay(3000);
 }
void changeLights(){
    // Merah Mati, Kuning menyala untuk 3 detik
    digitalWrite(green, LOW);
    digitalWrite(yellow, HIGH);
    digitalWrite(red, LOW);
    delay(3000);

    // kuning mati , hijau menyala untuk 4 detik
    digitalWrite(green, LOW);
    digitalWrite(yellow, LOW);
    digitalWrite(red, HIGH);
    delay(4000);
     // kuning kembali menyala selama 2 detik
    digitalWrite(green, LOW);
    digitalWrite(yellow, HIGH);
    digitalWrite(red, LOW);
    delay(2000);
     // lalu merah kembali menyala selama 3 detik
    digitalWrite(green, HIGH);
    digitalWrite(yellow, LOW);
    digitalWrite(red, LOW);
    delay(3000);
     // kuning menyala selama 2 detik
    digitalWrite(green, LOW);
    digitalWrite(yellow, HIGH);
    digitalWrite(red, LOW);
    delay(2000);
      // hijau menyala selama 4 detik
    digitalWrite(green, LOW);
    digitalWrite(yellow, LOW);
    digitalWrite(red, HIGH);
    delay(4000);
     // kuning menyala selama 2 detik
    digitalWrite(green, LOW);
    digitalWrite(yellow, HIGH);
    digitalWrite(red, LOW);
    delay(2000);

    // merah kembali menyala seperti semula selama 3 detik
    digitalWrite(green, HIGH);
    digitalWrite(yellow, LOW);
    digitalWrite(red, LOW);
    delay(3000);

}
     // hijau menyala selama 4 detik
    digitalWrite(green, LOW);
    digitalWrite(yellow, LOW);
    digitalWrite(red, HIGH);
    delay(4000);
     // kuning menyala selama 2 detik
    digitalWrite(green, LOW);
    digitalWrite(yellow, HIGH);
    digitalWrite(red, LOW);
    delay(2000);

    // merah kembali menyala seperti semula selama 3 detik
    digitalWrite(green, HIGH);
    digitalWrite(yellow, LOW);
    digitalWrite(red, LOW);
    delay(3000);
 

 Rangkaian Fisik

Pada Rangkaian Fisik pada project kali ini membutuhkan alat – alat sebagai berikut :
a. R1 (Resistor 1 )
b. 1 Buah LED Merah
c. 1 Buah LED Kuning
d. 1 Buah LED Hijau
e. Breadboard/Papan percobaan
f. Kabel Male to Male (7)
g. Kabel USB (untuk menghubungkan ke PC)
Berikut penjelasan Langkah – Langkah dalam mengimplementasikan Rangkaian Digital Lampu LED menggunakan Arduino Wemos :
1.       Kabel berwarna merah, hijau, kuning terhubung ke pin 10, 9, 8 lalu sisi lain kabel terhubung ke kaki anoda dari lampu LED .
2.       Kabel Hitam pertama terhubung ke pin GND lalu sisi lain kabel terhubung ke min (-) pada papan percobaan .
3.       Pasangkan Resistor lalu salah satu kaki resistor terhubung ke min (-) pada papan percobaan menggunakan kabel hitam.
4.       Lalu dari sisi lain kaki resistor terhubung kabel biru yang menghubungkan ke pin 7.
5.       Push Button juga terhubung dengan salah satu kaki resistor dan kabel biru yang menghubungkan ke pin 7.
6.       Lalu kabel merah terhubung ke salah satu kaki di push button.


Hasil dari program yg kami susun adalah lampu kedap kedip berganti selama 3x dalam sebuah putaran seperti Traffic Light , yang berlangsung pada interval waktu 2 – 5 detik.


Aplikasi simulasi selain UnoArduSim


1.    PaulWare’s Arduino Simulator
2.    SimDuino
3.    ArduinoSim
4.    Arduino Simulator
5.    Emulare Arduino Simulator
6.    Autodesk Eagle
7.    Yenka for Arduino
8.    AutoCAD 123D
9.    LTSpice Arduino Simulator
10.  PSpice for Arduino
11.  Circuit Lab Arduino Simulator
12.  EasyEDA simulator
13.  Circuits-cloud Simulator
14.  SystemVision Simulator
15.  Proteus by Labcenter


 Berikut Simulasi Lampu Merah menggunakan Push Button

0 Response to "Traffic Light Push Button"

Post a Comment